Dr Boyke: 35 Persen

Dr Boyke: 35 Persen Gangguan Keharmonisan Pasangan gara-gara Permasalahan Seks

Dr Boyke: 35 Persen, Senior ginekolog dan seksolog, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, menjelaskan bahwa sebanyak 35 persen

problem keharmonisan di sebabkan oleh gara-gara masalah seks.Bahkan, kurangnya komunikasi intim jadi persoalan nomer satu di di dalam jalinan setiap pasangan.

Lebih dari itu, salah satu perihal yang perlu di ketahui oleh para pria bahwa kalau ingin tetap seirama bersama dengan pasangan,

adalah bisa memuaskan pasangannya. Memuaskan pasangan itu tidak bersama dengan Mr.P si pria saja, namun semua anggota tubuh turut berperan.

Mulai dari melaksanakan eye contact, membisikkan kata-kata cinta, sentuhan jari, beri tambahan kecupan manis kepada pasangan,

serta menghadirkan aroma-aroma yang menggembirakan untuk pasangan bersama dengan menggunakan minyak wangi atau aroma terapi,

ucap dr. Boyke di video YouTube Mister Golo, dikutip dari siaran resmi, Selasa (12/7/2022).

Komunikasi intim penting bagi setiap pasangan, sehingga bisa meminimalkan masalah di dalam jalinan bersama dengan membicarakannya satu mirip lain.

Bahkan dr. Boyke mengedepankan persoalan seksual seperti disfungsi ereksi dan ejakulasi dini terhadap pria bisa mengganggu keharmonisan pasangan.

“Betapa banyak pria yang tidak memiliki gairah ulang kepada pasangannya. Itu perlu diobati juga gitu lho. Karena disfungsi ereksi dan ejakulasi dini yang kerap di keluhkan,” lanjut dr. Boyke. (ANTARA)

Kondom Laris Manis di Bandung, Warga Bandung Kulon dan Arcamanik Terbanyak yang Menggunakan

Sepanjang Januari hingga September th. lalu, ada 8000 kondom yang digunakan warga Kota Bandung. Jumlah ini menurut Dinas Pengendalian Penduduk

dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung alami peningkatan. Menurut information DPPKB Kota Bandung,

terdapat lima kecamatan bersama dengan pengguna kondom terbanyak. Kelima kecamatan itu Kecamatan Bandung Kulon, Coblong, Sukajadi, Andir, dan Arcamanik.

Warga di Bandung Kulon jadi pengguna kondom terbanyak bersama dengan jumlah capai 966 orang. Sejak Januari th. lalu,

pengguna kondom di kecamatan ini sebetulnya udah tinggi di banding area lain bersama dengan 926 orang.

Mengutip dari Jabarnews, kecamatan ke-2 terbanyak penggunaan kondom ialah kecamatan Coblong, jumlah penggunanya capai 673 orang.

Dari Januari 2021, pengguna kondom di Kecamatan Coblong tercatat udah capai 653 orang. Lalu di Kecamatan Sukajadi ada 565 pengguna kondom.

Meskipun angkanya tinggi, pengguna salah satu alat kontrasepsi di lokasi ini mengalami sedikit penurunan.

Sedangkan pengguna kondom di Kecamatan Andir yang tercatat capai 528 orang.

Jika dibandingkan bersama dengan awal Januari 2021, jumlah pengguna kondom di kecamatan ini meningkat memadai mencolok bersama

dengan angka awal sebanyak 484 pengguna kondom.

Baca juga: Viral Tips Minum Kopi Sebelum Seks

Cara Pakai dan Buang Kondom

Aturan menggunakan dan langkah buang kondom perlu di ketahui pasangan suami-istri (pasutri). Hal ini perlu di patuhi sehingga kesegaran tubuh dan lingkungan terjaga.

Pasalnya, meskipun terbuat dari zat alami, product kondom juga punya kandungan bahan tambahan lain. Maka dari itu aturan menggunakan kondom perlu di perhatikan.

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang terbuat dari lateks pohon karet. Namun, di dalam sistem produksinya,

product kondom ini meraih tambahan bahan pengawet dan zat tertentu untuk pengerasan.

Untuk itu, pasutri perlu waspada saat menggunakan maupun mengikis alat kontrasepsi ini demi menghindari hal-hal yang tidak di harapkan.

Data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) selama 9 bulan terhadap 2021, sebanyak 8 ribuan kondom

di gunakan warga di lokasi Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, Bandung, sebagai alat pendukung program Keluarga Berencana (KB) setiap bulannya.

Berikut ini aturan menggunakan dan langkah buang kondom yang di rekomendasi di cuplik dari Suara.com, Jumat, 29 Juli 2022.

Aturan Pakai Kondom

  1. Pilihlah ukuran kondom yang pas untuk menghindari kelonggaran maupun kesempitan saat di gunakan.
  2. Periksa tanggal kadaluarsa yang tercantum terhadap kemasan kondom sebelum menggunakannya. Selain itu, pastikan kondom tersebut udah terdaftar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).
  3. Pastikan kondom yang akan di gunakan tidak di dalam keadaan rusak. Untuk mencegah kondom rusak, jangan simpan kondom di dalam dompet sehingga terhindar dari tekanan, gesekan, serta suhu yang panas. Sebaliknya, simpan kondom di area yang kering dan teduh.
  4. Segera perbaiki kalau kondom menggulung ulang ke arah kepala penis saat terjalin intim. Jika amat lepas dari penis, jangan masukkan kembali. Sebaliknya, menggunakan kondom baru.
  5. Hindari menggunakan pelumas berbahan dasar minyak seperti body lotion dan baby oil gara-gara bisa sebabkan kondom mudah sobek. Jika ingin menggunakan pelumas, menggunakan yang berbahan dasar air.
  6. Jangan kenakan ulang kondom yang udah di gunakan. Segera buang kondom bekas menggunakan dan menggunakan kondom yang baru setiap kali akan melaksanakan jalinan intim.

Selain aturan di atas, terdapat tips yang perlu diperhatikan pasutri saat akan membuka kemasan kondom. Sebelum membuka kemasan, dorong kondom ke sisi berlawanan sehingga tidak robek bersama dengan kemasan. Setelah kemasan terbuka, angkat ujung kondom bersama dengan jari-jari untuk mencegah udara tersimpan di ujung kondom.

Cara Buang Kondom

Kondom bekas menggunakan tidak boleh dibuang begitu saja. Setelah kondom dilepaskan, jangan menggulungnya gara-gara sisa sperma

yang ada di dalamnya amat berbahaya. Hal ini perlu di perhatikan demi mencegah penularan penyakit seksual.

Cara mengikis kondom bekas menggunakan yang benar adalah bersama dengan membungkus kondom ke di dalam tisu, kertas, atau plastik. Selanjutnya, buang kondom yang udah dibungkus tersebut di area sampah khusus.

Hindari mengikis kondom bekas menggunakan di sembarang tempat, seperti di kloset toilet gara-gara bisa menyumbat sistem pembuangan limbah.

Itu dia aturan menggunakan dan langkah buang kondom. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Begini Kondisi Rumahnya di Semarang

2 thoughts on “Dr Boyke: 35 Persen

Comments are closed.